Home / Blog / Punya Lapisan Kimia, Apa Kertas Thermal Berbahaya untuk Kesehatan?

Punya Lapisan Kimia, Apa Kertas Thermal Berbahaya untuk Kesehatan?

Kalian pasti pernah mendapatkan bukti pembayaran berupa struk setelah berbelanja di minimarket. Struk ini biasanya terbuat dari kertas thermal. Selain struk belanja, kertas ini juga bisa ditemukan saat kita mengambil uang di ATM (Anjungan Tunai Mandiri).

Banyak orang khawatir kertas thermal berbahaya untuk kesehatan karena memiliki kandungan kimia pada lapisan permukaannya. Mungkin sebelumnya Anda tidak pernah membayangkan bahwa secarik struk bisa membahayakan kesehatan. 

Berkaitan dengan bahayanya kertas thermal, orang-orang banyak membicarakannya dan bahkan khawatir karena dekat dengan keseharian masyarakat. Dalam sebuah pemberitaan bahkan menyebut kertas ini bisa membuat seseorang mengalami kanker payudara, kanker prostat, hingga diabetes.

Lalu apakah benar kertas jenis ini berbahaya bagi kesehatan manusia? Dalam artikel ini akan mengulas fakta mengenai kertas ini.

Apa itu Kertas Thermal?

Thermal Paper adalah kertas yang memiliki lapisan kimia khusus. Dia dibuat dengan menerapkan lapisan peka panas yang disebut lapisan thermal. Lapisan ini mengandung berbagai bahan kimia termasuk pewarna yang tidak berwarna dan dapat bereaksi saat dipanaskan untuk menghasilkan cetakan.

Kertas ini memiliki tekstur yang licin dan sering dimanfaatkan sebagai bukti pembayaran di kasir. Selain itu, thermal paper seringkali diandalkan untuk faksimile. Kertas ini biasanya juga disebut sebagai kertas gulungan audit yang dipakai pada perangkat seperti mesin kasir dan ATM.

Permukaan kertas ini memiliki lapisan dengan campuran zat warna serta matriks yang ketika dipanaskan di atas titik leburnya akan bereaksi dengan asam dan berubah warna. Ini disebabkan oleh kandungan asam reaktan dalam kertas yang disebut bisphenol A (BPA). 

Dikutip dati klikdokter, bisphenol merupakan bahan kimia yang bisa mengganggu endokrin yaitu sistem kelenjar yang menghasilkan hormon untuk memengaruhi orang lain. Nah kandungan BPA inilah yang membuat banyak orang khawatir karena konon katanya berbahaya bagi kesehatan.

Benarkan Kertas Thermal Berbahaya?

Penggunaan Bisphenol A (BPA) sendiri sebenarnya telah dilarang untuk digunakan dalam berbagai peralatan makan dan minum, seperti botol bayi. Beberapa produsen juga sudah mengeluarkan bahan ini dari proses pembuatan botol minum hingga wadah makanan.

Meskipun BPA bukan hormon, ia memiliki perilaku serupa dengan hormon estrogen yang berpotensi menyebabkan gangguan pada sistem reproduksi dan digolongkan sebagai hormon lingkungan. Selain itu, paparan BPA yang berlebihan bisa mengganggu fungsi hormon dan mengacaukan sistem endokrin.

Dalam kasus ekstrim bahkan bisa meningkatkan risiko kanker. Namun kontak sesekali dengan BPA dari struk pembelian tidak mungkin menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Dikutip dari KlikDokter, kandungan BPA dalam kertas Thermal tidak membahayakan kesehatan. Paparan BPA dari kertas Thermal tidak terlalu siginifikan.

Mangurangi Paparan BPA dari kertas Thermal

Jika Anda sering berbelanja di minimarket atau melakukan transaksi di ATM, beberapa tips ini bisa untuk mengurangi paparan BPA kerta Thermal.

  1. Setelah melakukan transaksi di ATM sebisa mungkin untuk menghindari mencetak struk, akan lebih baik jika tanda terima tersebut melalui email saja
  2. Sebaiknya ketika memegang bagian belakang struk saja karena bagian ini mengandung BPA jauh lebih sedikit.
  3.  Simpan tanda terima dengan hati-hati. Jika memang sangat membutuhkan ada baiknya menyimpan struk di amplop. Sebab jika ditaruh sembarang, BPA akan menempel pada tangan, saku, dompet, bahkan uang di dompet.
  4. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah menyentuh struk berbahan kertas thermal.
  5. Pakailah sarung tangan berbahan lateks jika pekerjaan Anda mengharuskan bersentuhan dengan kertas thermal secara berlebihan.

Kesimpulan

Kandungan BPA pada lapisan kertas Thermal memang berbahaya tetapi belum ada penelitian yang membuktikan bahwa kertas ini berbahaya yang bisa mengancam kesehatan. Untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi, Anda bisa mengikuti beberapa tips di atas.

PT. Jaya Mas Mandiri Plus

Address

PT. Jaya Mas Mandiri Plus