Kertas thermal label yang banyak ada di pasaran umumnya memiliki dua jenis yaitu yang berbentuk roll dan lipat. Keduanya memiliki fungsi dan kegunaanya yang sama. Namun dikemas dalam format yang berbeda saja. Label roll berbentuk gulungan melingkar sedangkan label lipat bentukan terlipat seperti kipas.
Mungkin Anda pernah mendengar bahwa penggunaan salah satu thermal label ini jauh lebih baik dibanding satunya. Sebenarnya keduanya memiliki fungsi dasar yang sama yaitu untuk mencetak resi pengiriman barang. Yang membedakan keduanya biasanya adalah industri yang menggunakannya yaitu industri kecil, menengah, atau bahkan industri skala besar.
Thermal Label Roll vs Lipat
Thermal Label Roll
Label roll (gulungan) biasanya kertasnya akan dililitkan di sekitar inti karton (core) yang memiliki diameter tertentu. Core pada kertas ini untuk meletakkan gulungan di media printer dengan bantuan penyangga samping.
Apabila printer Anda menggunakan label generik, ini memungkinkan untuk memilih opsi menempatkan gulungan label pada dudukan terpisah di luar printer sehingga bisa memperluas volume media. Printer thermal desktop biasanya memiliki tempat kertas internal yang bisa memuat gulungan dengan diameter luar sampai 5 cm.
Thermal label roll sangat cocok untuk penggunaan cetak resi dalam skala rendah hingga menengah. Jenis kurang efisien apabila diandalkan untuk keperluan mencetak volume tinggi karena perlu melakukan penggantian kertas dengan membuka printer terlebih dahulu. Ini akan cukup memakan waktu apabila belum terbiasa dengan sistem kerja yang serba cepat.
Thermal Label Lipat
Thermal label lipat (fanfold) merupakan jenis label terbaik untuk pencetakan volume tinggi. Mirip dengan label roll, jenis ini juga dipasang pada lapisan kontinu tetapi ditumpuk dan dilipat seperti kipas. Jenis ini dapat memuat lebih banyak kertas daripada thermal roll karena dalam pengunaannya tanpa perlu dipasang di dalam printer yang terkadang memiliki tempat terbatas.
Model lipat biasanya dapat diletakkan di belakang printer dan menjalankannya melalui celah di bagian belakang dengan memasukkan ujung kertas ke dalam roll printer. Penempatan di luar printer ini memungkinkan menggunakan label lipat dengan isi yang lebih banyak misalnya isi 500 hingga 2000 label per kemasan. Ini akan memberikan keuntungan tersendiri dibanding label gulungan untuk pencetakan skala besar.
Label lipat ini memang tidak memungkinkan untuk pencetakan mobile karena ukuranya yang besar dan membutuhkan area kerja yang lebih luas untuk pemasangannya. Namun label lipat jauh lebih mudah disimpan karena per kotak bisa memuat label lebih banyak dan bisa dikemas dengan rapat.

Harga Thermal label
Harga kertas label sangat bervariasi tergantung pada ukuran, isi per roll atau lipat, hingga kualitas lemnya. Untuk thermal label merk J-Plus sendiri dibanderol dengan harga mulai Rp20.000,00 sampai Rp35.000,00 per 1 roll.
Kedua jenis model label J-Plus memiliki harga yang sama yaitu Rp35.000,00 per roll untuk yang berisi 500. Sementara yang berisi 250 per pack hanya dijual dengan harga Rp20.000,00. Namun untuk isi 250 ini hanya tersedia pada label model roll sementara model lipat hanya tersedia dalam isi 500.
Kapan Harus Memilih Roll atau Lipat?
Label format roll bisa menjadi pilihan dengan kriteria bisnis seperti di bawah ini:
- Volume pemesanan sedang yaitu di bawah 50 paket per hari
- Ruang kerja terbatas atau meja packing yang padat
- Lingkungan kerja mudah terpapar debu sebaiknya pilih format ini
- Apabila ingin tampilan meja kerja minimalis dan clean
Sementara itu, formal label lipat bisa menjadi pilihan apabila bisnis Anda memiliki kriteria seperti di bawah ini:
- Volume cetak tinggi yaitu mencetak lebih dari 100-500 resi setiap harinya, mengganti roll setiap 15 menit akan sangat menghambat produktivitas.
- Jika bisnis Anda memburu margin keuntungan bahkan sekecil apapun itu, membeli label dalam jumlah ribuan setiap bulannya.
- Ruang kerja yang luas misalnya memiliki ruang packing khusus.
Kesimpulan
Memilih antara kedua jenis thermal label ini bukan tentang mana yang lebih baik secara mutlak melainkan mana yang paling pas dengan skala operasional bisnis. Untuk UMKM pemula atau bisnis rumahan, thermal label roll adalah pilihan yang paling aman dan rapi. Sementara untuk skala bisnis besar atau warehouse, bisa menggunakan model lipat karena menawarkan efisiensi waktu.

