Saat Bulan Ramadan, kecepatan dan efisiensi adalah kunci utama untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Salah satu pendukung yang seringkali dianggap sepele namun memiliki peran krusial adalah ukuran kertas thermal yang dipakai mesin kasir atau printer kasir.
Memahami variasi ukuran kertas thermal sangat penting bagi pemilik usaha terutama saat bulan puasa karena biasanya transaksi melonjak. Pasalnya, setiap jenis printer memiliki spesifikasi lebar dan diameter gulungan yang berbeda-beda. Apabila salah memilih ukuran, risiko kertas macet (jamming) atau bahkan kerusakan pada head printer bisa saja terjadi.
Di Indonesia, ukuran kertas thermal biasanya dikelompokkan berdasarkan jenis industri dan perangkat yang digunakan. Misalnya, sektor kuliner mungkin memerlukan lebar kertas yang berbeda dengan sektor perbankan atau jasa parkir.
Berikut ini 5 ukuran kertas thermal yang paling sering digunakan untuk kebutuhan struk belanja dan transaksi lainnya terutama saat bulan Ramadan:
1. Ukuran 80 x 80 mm
Ukuran kertas thermal ini merupakan standar untuk supermarket dan restoran. Tipe ini juga dijuluki “raja” dari segala ukuran kertas struk lainnya. Ukuran 80 x 80 mm memiliki lebar kertas 80 mm dan diameter gulungan maksimal 80 mm. Ukuran ini biasanya digunakan pada printer thermal desktop (bukan portable) yang diletakkan di meja kasir.
Tipe ini memiliki lebar yang cukup luas sehingga mampu memuat banyak informasi dalam satu baris dan gulungan kertas yang tebal sehingga tidak cepat habis. Kertas struk ini sangat ideal untuk supermarket, restoran dengan menu yang banyak, atau departement store yang struk belanjanya berisi daftar item panjang.
Dengan lebar yang cukup luas, tipe ini mampu memberikan kesan premium dan profesional karena informasi tercetak dengan font yang mudah dibaca dengan layout yang lega. Selain itu, pemilik bisnis juga bisa menambahkan logo hingga pesan promosi di setiap struk belanja.

2. Ukuran 57 x 30 mm
Ukuran ini merupakan yang paling kecil dan paling populer untuk perangkat portabel. Kertas thermal ini memiliki lebar 57 mm dan diameter 30 mm yang dirancang khusus agar masuk ke dalam ruang penyimpanan kertas yang terbatas pada mesin EDC (Electronic Data Capture).
Kertas ini memiliki karakteristik kecil, ringan, dan sangat mobile. Tipe ini sangat cocok untuk mesin EDC, printer bluetooth portable yang digunakan oleh kurir atau pedagang kaki lima yang menggunakan aplikasi kasir di smartphone.
Meskipun kecil, kertas struk ini sangat praktis dibawa ke mana-mana. Meskipun gulungannya pendek, ukuran kertas thermal ini sangat efektif untuk transaksi cepat yang hanya memerlukan bukti bayar singkat.
3. Ukuran 57 x 40 mm
Umumnya ukuran 57 x 40 mm merupakan standar untuk sebagian besar mesin EDC bank. Tipe lebih panjang dibandingkan diameter 30 mm. Banyak orang menggunakan jenis kertas ini karena mampu memuat informasi transaksi yang lengkap.
Meski memiliki ukuran kecil, kertas ini sangat krusial untuk operasional bisnis. Sebagian besar sensor pada mesin EDC telah dikalibrasi untuk mendeteksi ketebalan dan tarikan gulungan dengan diameter maksimal 40-42 mm. Apabila memaksa memasukkan gulungan yang lebih besar misalnya 57 x 50 mm, penutup kertas printer tidak bisa mengunci dengan sempurna.
4. Ukuran 80 x 50 mm
Beberapa model printer desktop atau printer kios (kiosk) menggunakan ukuran 80 x 50 mm. Ini merupakan versi lebih ramping dari ukuran standar 80 x 80 mm dalam hal diameter gulungan. Kertas ini memiliki lebar 80 mm untuk menjaga estetika struk yang luas.
Diameter gulungannya lebih kecil sehingga bisa masuk ke printer dengan desain yang lebih compact. Umumnya digunakan untuk mesin antrean di bank atau rumah sakit, mesin parkir otomatis, dan beberapa model printer kasir modern yang mengutamakan desain minimalis.
Kelebihan utama dari ukuran ini yaitu mampu memberikan informasi yang lengkap seperti logo perusahaan dan detail pajak. Namun tidak membutuhkan ruang penyimpanang printer yang terlalu besar di meja kasir seperti kertas thermal 80 x 80 mm.
5. Ukuran 57 x 50 mm
Ini merupakan ukuran yang sering dianggap sebagai tengah-tengah untuk kategori kertas dengan lebar 57 atau 58. Diameter 50 mm memberikan panjang kertas yang cukup untuk penggunaan harian yang cukup sibuk. Tipe ini merupakan lebar standar bagi printer thermal kecil namun dengan gulungan yang cukup tebal.
Kertas thermal ini banyak digunakan pada mesin kasir elektronik (Cash Register) tipe lama yang sudah menggunakan teknologi thermal serta kalkulator cetak. Kelebihan utama dari tipe ini adalah lebih ekonomis dan efisien. Sangat cocok untuk toko yang memiliki frekuensi tinggi namun tetap ingin menggunakan perangkat hemat ruang.
Kesimpulan
Memilih ukuran kertas thermal yang tepat merupakan sebuah investasi kecil yang berdampak besar pada kelancaran operasional bisnis. Dengan memahami perbedaan antara ukuran standar 80 mm untuk kebutuhan retail besar ukuran 57 mm untuk kebutuhan mobile, dapat mengoptimalkan pengalaman pelanggan saat menerima bukti pembayaran.

