Mencetak amplop secara mandiri di kantor maupun di rumah sering kali menjadi tantangan tersendiri. Terkadang muncul noda hitam, garis-garis kotor, bahkan cipratan tinta pada bagian tepi amplop. Menemukan solusi print amplop yang tepat sangat penting agar hasil cetakan amplop lebih bersih dan rapi.
Meskipun terlihat sepele, amplop yang kotor bisa membawa citra yang buruk, bahkan bisa membawa dampak yang tidak kita inginkan. Artikel ini akan memberikan pembahasan secara lengkap mengenai solusi print amplop agar bagian pinggiran amplop meninggalkan noda atau kotor.
Penyebab Utama Tepi Amplop Kotor

Saat kita print amplop menggunakan printer jenis apapun, biasanya sering kita temui tepi tepinya yang kotor. Hal ini karena kertas bersentuhan secara langsung dengan bagian head printer atau cartridge. jika head printer kotor maka hasil cetak amplop pun akan kotor juga. Berikut ini penyebab tepi amplop kotor saat dicetak.
1. Penumpukan Tinta pada Roller
Kertas amplop umumnya memiliki tekstur yang lebih kasar atau memiliki lapisan bahan tertentu. Permukaan amplop ini dapat mengikis sedikit demi sedikit residu tinta atau toner dari roller (penarik kertas) pada printer.
2. Ketebalan yang Tidak Merata
Amplop memiliki bagian yang bertumpuk seperti pada bagian penutup amplop. Sensor printer terkadang salah mendeteksi ketebalan tersebut. Hal ini bisa menyebabkan head printer bergesekan terlalu dekat dengan permukaan kertas.
3. Masalah Kelembapan
Amplop yang lembab cenderung akan melengkung saat ditarik oleh printer. Bagian yang melengkung tersebut akan menempel pada head printer. Ini akan menyapu sisa tinta di area maintenance station printer saat proses cetak berlangsung.
4. Residu Lem
Beberapa jenis amplop memiliki perekat yang sangat sensitif terhadap panas terutama pada printer laser. Apabila lem tersebut meleleh akan menangkap debu toner dan menciptakan noda hitam di tepian.
Solusi Print Amplop agar Tepi Tidak Kotor
Berikut ini beberapa solusi print amplop agar hasil cetakan tidak kotor terutama bagian tepi amplop yang sering kali meinggalkan noda.

1. Pastikan Amplop Kering
Ketika memiliki banyak stok amplop, sebaiknya menyimpan amplop tersebut di tempat yang kering dan tertutup. Jika amplop terasa dingin atau agak lembap, serat kertasnya akan mengembang. Saat terkena panas printer, kertas akan melengkung. Bagian yang melengkung inilah yang paling sering terkena cipratan tinta.
2. Tekan Bagian Lipatan
Amplop memiliki penutup yang sering kali memiliki udara terperangkap di dalamnya. Membuka tutup amplop tentu akan mengurangi ketidakrataan permukaan amplop. Anda bisa membuka penutup amplop dan ratakan terlebih dahulu dengan cara menekannya.
Gunakan benda tumpul untuk menekan lipatan amplop agar lebih pipih. Semakin rata permukaan amplop, semakin kecil kemungkinan terjadi gesekan dengan print head.
3. Mencetak dalam Mode High
solusi print amplop selanjutnya yaitu mencetak dalam mode high. Meskipun proses cetaknya lebih lama, namun ini merupakan cara yang efektif agar hasil cetakan amplop tidak kotor di bagian tepinya. Banyak pengguna membuat kesalahan dengan menggunakan plain paper saat mencetak amplop.
4. Gunakan Pengaturan yang Tepat
Pengaturan printer yang tidak tepat juga memengaruhi hasil cetak amplop. Masuk ke Printing Preferences di komputer dan ubah jenis kertas menjadi Envelope. Pengaturan ini secara otomatis memberi perintah kepada printer untuk menyesuaikan jara antara print head dan kertas.
Selain itu juga mengatur kecepatan penarikan kertas agar lebih stabil. Dan juga menyesuaikan suhu pada printer laser agar lem tidak meleleh. Jangan memaksakan desain yang terlalu mepet ke pinggir. Berikan margin setidaknya 10 mm hingga 15 mm dari tepi luar amplop.
5. Membersihkan Roller Printer
Amplop yang kotor terkadang juga karena roller (penarik kertas) pada printer yang kotor dan memiliki noda tinta. Membersihkan roller printer dengan pembersih roller atau alkohol bisa menjadi solusi print amplop yang efisien untuk hasil cetakan yang bersih.
Tips Memilih Amplop yang Printer Friendly
Amplop yang berkualitas juga bisa menjadi solusi print amplop yang tepat agar hasil cetakan tidak meninggalkan noda tinta. Berikut ini cara memilih amplop berkualitas yang cocok untuk segala jenis amplop

1. Gramasi yang Konsisten
Pilih amplop dengan berat kertas 80-100 gsm. Amplop dengan kertas yang terlalu tipis lebih mudah melengkung dan robek. Amplop J-Plus sudah terbukti memiliki kualitas yang konsisten dengan ketebalan yang cocok untuk semua jenis printer.
2. Kualitas Lem
Amplop J-Plus memiliki sistem perekat instan (peel and seal) dengan lapisan pelindung plastik pada lem. Amplop J-Plus ini akan lebih aman untuk printer laser karena lemnya tidak terekspos langsung ke panas pemanas. Hindari menggunakan amplop dengan lem yang terlalu tebal di bagain luar.
3. Permukaan Matte
Amplop dengan permukaan yang terlalu licin (glossy) sering kali membuat tinta inkjet sulit meresap. Sehingga tinta meleber ke tepian sebelum sempat mengering. Amplop J-Plus memiliki permukaan yang yang cocok untuk membuat amplop custom.

