Pemilihan warna amplop memerlukan pertimbangan matang, bukan sekadar keputusan spontan yang bisa Anda ambil begitu saja. Dalam dunia profesional dan etika sosial penggunaan warna amplop sangat penting. Hal ini karena setiap amplop memiliki fungsi yang berbeda tergantung siapa penerimanya.
Warna amplop bukan hanya masalah estetika. Amplop tersebut akan membawa pesan, membangun identitas, bahkan bisa mempengaruhi penilaian penerima.
Penggunaan warna amplop yang salah, bukan hanya merusak estetika tetapi juga bisa menimbulkan kesan yang keliru bagi si penerima. Apalagi kalo amplop tersebut ditujukan untuk keperluan profesional.
Makna Warna Amplop
Warna bukan sekadar hiasan visual semata. Secara psikologis dan budaya, warna membawa pesan tersirat yang dapat memengaruhi suasana hati penerimanya. Bahkan sebelum mereka membuka atau membaca isi di dalamnya.
Kesalahan memilih warna amplop dapat memicu kesalahpahaman, mulai dari timbulnya kesan tidak sopan hingga penyampaian pesan yang bertolak belakang dengan niat asli si pengirim.

Amplop Putih
Amplop putih memenuhi berbagai kebutuhan surat-menyurat, mulai dari kepentingan pribadi hingga urusan bisnis yang profesional. Dalam penggunaan amplop warna putih memberikan kesan serius, profesional, dan pilihan paling aman.
Konsumen paling menyukai jenis ini karena harganya murah dan mereka mudah menemukannya di berbagai toko, mulai dari toko kecil hingga ritel besar. Selain itu juga memberikan kesan sederhana dan formal.
Amplop dengan warna putih melambangkan kebersihan, kesederhanaan dan juga formalitas. Surat resmi, dokumen bisnis penting, dokumen legal, hingga surat lamaran kerja biasanya menggunakan amplop putih.
Bagi banyak orang amplop putih menjadi standar minimal dan etika saat kondangan. Bentuknya tidak mencolok namun fungsinya terpenuhi dengan sempurna.
Amplop Coklat
Selain warna putih, instansi sering memakai amplop cokelat untuk urusan resmi dan administratif. Orang-orang biasanya mengirimkan lamaran pekerjaan, kontrak perjanjian, hingga dokumen negara menggunakan amplop ini
Amplop cokelat menunjukkan urgensi dokumen dan menegaskan pentingnya menjaga kerahasiaan isi di dalamnya. Dokumen dengan amplop ini memiliki kesan profesional yang tinggi.
Secara psikologis, warna coklat memberikan kesan sangat penting dan harus ditangani dengan serius. Sebaiknya menghindari penggunaan amplop ini untuk kartu ucapan selamat atau undangan pesta karena akan terkesan kaku.
Amplop Merah
Masyarakat sering mengaitkan amplop ini dengan tradisi angpao dalam budaya Tionghoa, yang biasanya mereka bagikan saat perayaan Imlek, pernikahan, atau acara lainnya.
Warna merah memiliki kesan yang sangat kuat dan meriah. Warna merah memang memiliki makna spesial yaitu sebagai simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran. Amplop hampir tidak pernah digunakan untuk urusan bisnis.
Merah menjadi pilihan yang wajib saat merayakan Imlek, pernikahan, atau ulang tahun dalam khususnya dalam budaya Tionghoa. Memberikan amplop merah melambangkan doa agar penerimanya mendapatkan nasib yang baik.
Namun, sebaiknya menghindari penggunaan amplop merah untuk urusan duka cita karena penerima bisa menganggapnya tidak sopan dan provokatif.
Amplop Biru
Dalam bidang bisnis warna biru bisa menjadi alternatif bagus selain amplop putih untuk menunjukkan kesan formal dengan sedikit sentuhan warna.
Amplop biru dapat memberikan kesan damai, tenang, dan bersahabat. Sehingga cocok untuk urusan pribadi seperti undangan acara yang lebih santai. Warna biru juga sering dikaitkan dengan kepercayaan, ketenangan, hingga profesionalisme.
Biru muda cocok untuk memberikan kabar kelahiran bayi laki-laki atau ucapan untuk persahabatan. Sementara itu, institusi keuangan atau hukum biasanya memakai biru tua untuk menunjukkan kredibilitas dan integritas mereka.
Amplop Hijau
Warna hijau lekat dengan nuansa religiusitas dan alam, seringkali menjadi warna utama dalam perayaan hari besar Islam. Warna ini memiliki makna kedamaian, pembaruan, hingga kesejahteraan.
Amplop hijau sangat cocok guna memberikan hadiah uang atau THR (Tunjangan Hari Raya) saat hari raya Idul Fitri. Selain itu juga bagud untuk memberikan ucapan doa kesembuhan karena dipercaya memberikan efek menenangkan secara visual. Secara psikologis, hijau memberikan kesan damai, keseimbangan, hingga kemampuan menyelesaikan masalah.
Amplop Hitam
Amplop hitam seringkali mewakili undangan acara malam yang formal dan bergengsi, mulai dari acara black-tie hingga peluncuran produk mewah.Selain itu juga bisa memiliki dua makna berlawanan tergantung konteks penggunaanya.
Di satu sisi hitam melambangkan keanggunan, formalitas tinggi, kemewahan, dan kesan misterius. Namun di sisi lain atau dalam beberapa budaya, amplop hitam identik dengan duka cita dan kesedihan.
Amplop Kuning atau Emas
Warna kuning sering kali mencerminkan suasana kekeluargaan saat momen Idulfitri, terutama ketika orang-orang membagikan salam tempel. Ini melambangkan kebahagiaan, optimisme, keceriaan, imajinasi, kepandaian, harapan, kesenangan, kesetiaan, kreativitas, dan juga energi.
Sementara itu, warna emas biasanya populer untuk undangan pesat eksklusif, gala dinner, atau acara penghargaan. Warna ini bisa bermakna kekayaan, kemakmuran, kejayaan, kemewahan, keagungan, prestise, serta kesuksesan.
Dalam beberapa konteks warna emas juga melambangkan cinta dan romantisme. Namun, bisa juga sebagai bentuk materialisme berlebihan dan egois.
Kesimpulan
Warna bisa menjadi bahasa tanpa kata. Dengan mengetahui makna di balik warna amplop, ini menunjukkan bahwa anda orang yang detail dan penuh perhatian. Memilih warna amplop yang tepat bisa membuat niat kita tersampaikan dengan lebih baik.

