Home / Blog / Apa Gulungan Kertas Thermal Bisa Kedaluwarsa? Simak Faktanya

Apa Gulungan Kertas Thermal Bisa Kedaluwarsa? Simak Faktanya

Banyak pemilik bisnis ritel seringkali bertanya-tanya mengenai daya tahan stok perlengkapan kasir mereka. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah apa kertas thermal bisa kedaluwarsa jika disimpan dalam jangka waktu yang lama di gudang.

Fenomena memudarnya tulisan pada struk belanja yang sudah lama disimpan seringkali dianggap sebagai tanda bahwa kertas tersebut memiliki masa aktif tertentu layaknya produk makanan atau obat-obatan. Faktanya anggapan kertas thermal bisa kedaluwarsa di sini lebih merujuk pada degradasi lapisan sensitif panas.

Apa Kertas Thermal Bisa Kedaluwarsa?

Kertas thermal memiliki lapisan bahan kimia khusus yang sensitif terhadap panas. Bahan kimia ini akan bereaksi dengan panas dari thermal print head sehingga menghasilkan gambar gelap tanpa tinta. Memahami karakteristik bahan kimia pada kertas ini sangat penting untuk efisiensi operasional. 

Apabila lapisan tersebut rusak, maka printer tidak akan mampu menghasilkan cetakan yang tajam atau bahkan tidak bisa mencetak sama sekali meskipun suhu print head sudah maksimal. Bagi para pelaku usaha menyadari bahwa kualitas cetakan sangat bergantung pada kondisi fisik materialnya.

Pada dasarnya kertas thermal memang bisa kedaluwarsa. Apabila Anda mendapati hasil cetakan yang buram atau belang-belang, itu adalah indikasi kuat bahwa kertas tersebut sudah kedaluwarsa. Hal ini bisa disebabkan akibat paparan suhu ruangan yang tidak stabil atau kelembaban yang tinggi.

Berapa Lama Kertas Thermal Bertahan?

Kertas thermal bisa bertahan dalam waktu yang lama selagi disimpan dengan benar dan di ruangan yang tepat. Masa simpan gulungan kertas thermal sebelum digunakan biasanya bertahan antara 2 hingga 5 tahun. Apabila disimpan dalam kondisi ideal yaitu suhu 20 sampai 25°C dalam kelembaban rendah, gelap. Setelah melewati masa ini, sensitivitas lapisan kimianya akan menurun. Inilah salah satu tanda bahwa kertas thermal bisa kedaluwarsa.

Setelah struk dicetak, tulisan di atasnya memiliki ketahanan yang bervariasi. Kertas standar biasanya bertahan satu sampai dua bulan sebelum memudar. Sementara kertas thermal kelas premium (top coated) seperti merk J-Plus bisa bertahan hingga tiga bulan lebih. Ini sangat penting untuk keperluan arsip penting.

Agar bertahan lebih lama, kertas thermal harus disimpan pada suhu yang tidak terlalu panas dan terkena paparan sinar matahari, serta disimpan di tempat gelap dengan kelembapan relatif akan bertahan hingga lima tahun sejak tanggal produksinya selama gulungan kertas thermal belum terbuka.

Faktor yang Mempercepat Kertas Thermal Bisa Kedaluwarsa

Kertas thermal yang tidak disimpan dengan baik bisa rusak sebelum waktunya. Berikut ini beberapa faktor lingkungan yang menjadi musuh utama kertas thermal.

  1. Paparan Panas Berlebihan

Kertas thermal memiliki lapisan yang sensitif panas. Jika menyimpan stok kertas di dalam gudang yang panas, di dekat mesin yang mengeluarkan kalor atau di dalam mobil yang terpakir di bawah matahari, lapisan kimianya akan bereaksi secara prematur atau tidak maksimal. Hasilnya, kertas akan berubah warna menjadi abu-abu atau bahkan hitam secara keseluruhan sebelum sempat masuk ke dalam printer.

  1. Kelembapan Tinggi

Kelembapan udara yang tinggi juga bisa merusak ikatan kimia pada lapisan kertas. Air atau uap air yang meresap ke dalam serat kertas akan mengganggu efektivitas zat pengembang sehingga saat dicetak warna yang dihasilkan tidak akan pekat atau tampak luntur.

  1. Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar matahari secara langsung yang mengandung radiasi UN yang kuat bisa mempercepat keras thermal kedaluwarsa. Paparan UV dalam waktu lama akan memicu degradasi kimia pada pewarnanya. Inilah alasan mengapa struk yang ditempel di kaca jendela atau ditinggalkan di dashboard mobil sangat cepat memutih dan tulisannya hilang total.

  1. Kontak Langsung dengan Bahan Kimia dan Plastik

Kertas thermal sangat reaktif terhadap bahan kimia tertentu seperti minyak, alkohol, hand sanitizer, dan plastik PVC. apabila Anda menyimpan struk di dalam dompet plastik atau memegangnya dengan tangan yang baru saja menggunakan cairan pembersih, tulisan pada kertas akan menghilang dalam hitungan hari. Hal ini disebabkan karena zat pemplastis yang bermigrasi ke kertas dan memutus reaksi kimia antara pewarna dan pengembang.

Tanda-Tanda Kertas Thermal Sudah Tidak Layak Pakai

  1. Perubahan Warna Dasar

Kertas thermal yang seharusnya putih bersih mulai berubah menjadi kekuningan atau keabu-abuan di bagian tepinya.

  1. Tekstur Berubah

Kertas thermal yang sudah tidak layak pakai akan terasa kasar atau justru sangat berminyak saat disentuh dengan tangan.

  1. Hasil Cetak Buram

Meskipun printer dalam keadaan bersih dan berfungsi baik, tulisan yang dihasilkan tampak samar-samar atau memiliki garis-garis putih yang tidak konsisten.

  1. Debu Kertas Berlebih

Kertas thermal jika disimpan terlalu lama juga bisa kedaluwarsa yang menyebabkan kertasnya rapuh dan menghasilkan banyak residu debu saat dipotong oleh mesin printer, yang berisiko merusak print head printer.

PT. Jaya Mas Mandiri Plus

Address

PT. Jaya Mas Mandiri Plus