Saat dihadapkan dengan dua istilah yaitu kertas daur ulang dan virgin paper, seringkali kita terpaku bahwa produk daur ulang lebih baik dan ramah lingkungan. Namun, kadang kita menyadari bahwa keduanya memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing.
Di era kesadaran lingkungan yang baik seperti saat ini, memilih opsi kertas yang berkelanjutan sangat penting. Banyak perusahaan yang memberi produk mereka dengan label “daur ulang”, “ramah lingkungan” mudah untuk berasumsi bahwa itu adalah pilihan terbaik. Namun, ada lebih banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika menentukan opsi kertas mana yang ramah lingkungan.
Terkadang ada perusahaan dari industri ini menggunakan kata “daur ulang” hanya sebagai strategi pemasaran. Namun, pada kenyataannya mereka tidak menggunakan bahan tersebut. Karena meningkatnya produk kertas daur ulang, produk yang terbuat dari serat murni kini dianggap boros dan tidak ramah lingkungan, padahal kenyataan tidak begitu.
Sebelum membahas lebih jauh mengenai pilihan diantara keduanya mana yang lebih ramah lingkungan. Mari kita bahas terlebih dahulu apa itu kertas daur ulang dan apa itu virgin paper. Berikut ini ulasan mendalamnya.
Kertas Daur Ulang
Membeli produk yang terbuat dari daur ulang terdengar seperti pilihan terbaik untuk mengurangi sampah. Namun, semuanya bergantung pada detailnya. Serat kertas hanya dapat digunakan kembali lima hingga tujuh kali. Ini juga tergantung pada jenis kertasnya dan sulit untuk mengetahui berapa kali kertas tersebut di olah lagi
Penggunaan kertas daur ulang memang bisa menghemat jumlah pohon yang ada di hutan. Namun, erat kertas yang terlalu sering digunakan dapat mengakibatkan ketidaksesuaian, kualitas rendah, dan tampilan yang buruk. Ini tentu akan menciptakan produk baru dengan kualitas yang jelek pula.
Industri kertas rata-rata menggunakan sekitar 40 persen dari pohon hasil hutan. Pohon sendiri merupakan sumber daya terbarukan dan kertas daur ulang bisa mengurangi permintaan akan pohon itu sehingga mengurangi jumlah pohon yang harus ditanam.

Kekurangan Kertas Daur Ulang
Meski begitu, dia ini juga memiliki kekurangan yaitu serat daur ulang lebih pendek daripada serat murni yang membuat kertas lebih mudah rusak dan kurang menyerap. Sehingga kertas tersebut kurang menyerap tinta dengan baik. Selain itu terkadang warnanya juga agak kecoklatan dan kusam tidak putih bersih dan cerah seperti serat murni.
Selain itu, proses pembuatannya tidak terlalu higienis. Konsentrasi bakteri dalam kertas ini lebih tinggi daripada kertas murni. Meskipun jumlah bakteri yang ditemukan kemungkinan tidak akan banyak berpengaruh pada orang sehat, hal ini bisa menimbulkan ancaman bagi seseorang dengan kekebalan tubuh rendah. Kertas ini mengandung pati sebagai bahan pengikat, bisa menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri dan kuman.
Virgin Paper
Virgin paper atau kertas murni terbuat dari serat murni yang tidak kalah ramah lingkungan dibandingkan kertas daur ulang. Hal ini sebagian disebabkan oleh fakta bahwa tanpa produksi serat murni, dunia akan kehabisan kertas hanya dalam beberapa bulan saja.
Hal ini karena kertas daur ulang hanya dapat diproduksi dalam jumlah tertentu dan produksi kertas murni diperlukan agar produk kertas dapat terus digunakan. Proses produksi serat murni ini lebih higienis daripada pabrik daur ulang.
Produksi serat murni juga menghasilkan energi yang dibutuhkan dari pembakaran kayu bekas daripada bergantung pada listrik atau bahan bakar fosil seperti pabrik daur ulang. Metode ini menggunakan bal pulp murni dan memproses dalam pulper yang memungkinkan pembuatan berbagai jenis kertas berkualitas tinggi.
Serat murni menghasilkan kertas dengan daya serap lebih tinggi, warna dan daya tahan tinta yang lebih baik serta pilihan yang lebih lembut dan tahan lama. Produk yang efektif dan berkualitas tinggi juga bisa mengurangi pemborosan karena tidak mudah rusak. Produk kualitas bagus juga berkontribusi pada penghematan biaya dalam jangka panjang.
Serat murni lebih kuat dan andal sehingga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. Di era digital yang bisa menjangkau jutaan orang dalam waktu singkat ini, banyak perusahaan ingin memiliki kualitas produk terbaik agar penilaian pelanggan pun baik.
Kesimpulan
Kertas daur ulang maupun virgin paper memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Keduanya bisa digunakan bersamaan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Keduanya sama-sama ramah lingkungan tergantung pada jumlah dan proses pengolahannya. Pilihan ini tergantung pada kebutuhan dan tujuan penggunaannya.

