Pernahkah kamu berada dalam situasi saat antrean pelanggan sedang panjang, namun saat printer bekerja, kertas struk yang keluar justru putih polos alias kosong. Masalah ini merupakan kendala klasik, namun sangat krusial bagi pemilik toko, kasir, maupun pelaku UMKM.
Tak jarang mereka panik dan terburu-buru memanggil teknisi atau membeli printer baru. Padahal, sering kali penyebabnya sepele dan bisa diperbaiki dalam hitungan detik. Baca artikel Struk Kasir Tidak Keluar Tulisan? Kenali Sebabnya, untuk mengetahui berbagai penyebab kertas struk yang kosong.
Artikel ini akan memberikan pembahasan mendalam mengenai solusi praktis dalam mengatasi hasil cetak struk yang kosong. Simak penjelasan berikut.
Mengapa Kertas Struk yang Keluar Bisa Kosong?
Sebelum masuk dalam pembahasan teknis pembahasan, kita perlu memahami terlebih dahulu teknologi di balik printer yang umumnya digunakan untuk mencetak struk yaitu printer thermal. Printer ini berbeda dengan printer kantor yang menggunakan tinta atau toner, printer thermal menggunakan panas untuk menciptakan gambar atau tulisan di atas kertas khusus.
Jika kertas struk yang keluar kosong tanpa ada tulisan sedikitpun, artinya ada kegagalan dalam proses transfer panas tersebut. Tak hanya itu, masalah ini juga bisa jadi karena adanya kesalahan pada media (kertas) yang digunakan itu sendiri. Ini merupakan masalah umum pada mesin kasir atau EDC, biasanya memang disebabkan oleh sifat dasar kertas thermal itu sendiri.
Tips Mengatasi Hasil Cetak Kertas Struk yang Kosong
Jika sedang menghadapi kendala kertas struk yang keluar dalam keadaan kosong (putih polos), masalahnya biasanya terletak pada mekanisme pemanasan atau posisi media. Hal ini karena printer kasir umumnya menggunakan teknologi thermal (tanpa tinta), solusinya lebih fokus pada aspek teknis kertas dan print head.
Berikut ini langkah-langkah praktis untuk mengatasi kertas struk yang kosong.
1. Uji Sisi Sensitif Kertas
Kertas thermal hanya memiliki satu sisi yang mengandung lapisan kimia sensitif panas. Jika gulungan terbalik, printer tidak akan bisa mencetak apa pun. Uji sensitif ini caranya cukup mudah yaitu dengan menggores permukaan kertas dengan kuku secara cepat.
Apabila muncul garis hitam, berarti itu adalah sisi yang benar (sisi depan). Namun, jika tetap putih berarti itu sisi belakang. Pastikan juga gulungan kertas menghadap ke arah kepala printer (print head) dengan benar.
2. Bersihkan Thermal Print Head
Kotoran, debu, atau bahkan sisa karbon yang menempel pada kepala printer dapat menghalangi transfer panas ke kertas. Membersihkan kepala printer ini harus dengan hati-hati karena bisa menyebabkan kerusakan apabila terlalu keras.
Langkah pertama, yaitu matikan printer lalu buka tutupnya dan cari barisan elemen pemanas yang biasanya berupa garis hitam tipis panjang. Kemudian langkah selanjutnya, bersihkan secara perlahan menggunakan cotton bud yang telah dibashi dengan sedijik alkholo. Sebelum menggunakan printer ini pastikan dalam keadaan benar-benar kering.
3. Periksa Kualitas dan Penyimpanan Kertas
Kertas thermal memiliki masa kedaluwarsa. Jika terpapar sinar matahari langsung atau kalian menyimpannya di tempat lembap, lapisan kimianya bisa rusak. Lapisan kimia yang sudah rusak biasanya hasil cetakan pudar di beberapa bagian atau bahkan kertas struk yang keluar kosong.
Apabila terdapat tanda-tanda kertas thermal sudah kedaluwarsa seperti warnanya yang sudah menguning atau bahkan menghitam, jangan gunakan lagi. Sebaiknya menggunakan gulungan kertas baru dari batch atau merek yang berbeda untuk memastikan masalah ini bukan pada media cetaknya.
4. Cek Power Supply dan Tegangan
Printer thermal membutuhkan daya yang stabil untuk memanaskan print head. Jika adaptor tidak memberikan tegangan yang cukup, panas yang dihasilkan tidak akan mampu memicu reaksi warna pada kertas. Pastikan menggunakan adaptor original bawaan printer dan hindari penggunaan splitter listrik yang terlalu penuh.
5. Lakukan Self Test Printer
Apabila ingin mengetahui apakah kerusakan ada pada hardware atau software (driver/aplikasi kasir), lakukan cetak mandiri. Caranya dengan mematikan printer. Lalu tekan tombol feed, kemudian nyalakan kembali printer dengan tetap menahan tombol feed selama 3 sampai 5 detik dan lepasakan.
Jika self test ini kertas struk bisa mengeluarkan tulisan. Berarti printer dalam keadaan normal dan masalah berada pada pengaturan aplikasi atau komputer. Namun, jika tetap kosong berarti ada kendala mekanis pada printer.
Rekomendasi Kertas Thermal Berkualitas
Kertas struk yang berkualitas akan memberikan banyak keuntungan untuk operasional bisnis. Hasil cetakan struk dengan kertas berkualitas akan lebih tajam dan hitam pekat. Selain itu kertas berkualitas juga tidak meninggalkan residu yang bisa membuat print head pada printer thermal cepat rusak.
Kertas Thermal J-Plus adalah pilihan yang tepat jika Anda membutuhkan kertas struk kasir berkualitas tinggi. Kertas J-Plus terbuat dari bahan premium, memiliki permukaan yang halus, serta top coating yang bagus untuk memastikan hasil cetakan bagus dan lebih tahan lama. Dapatkan Kertas Thermal J-Plus hanya di official store kami.
