Pernahkan Anda mengalami situasi mendesak seperti perlu mengirim surat lamaran kerja, menghadiri hajatan, atau bahkan mengirim dokumen penting kantor? Namun saat mengambil amplop dari laci, ternyata lem perekatnya sudah tidak berfungsi. Masalah ini tidak akan terjadi apabila Anda mengetahui tips menyimpan amplop dengan benar.
Masalah lem amplop yang mengering hingga mengelupas atau justru saling menempel satu sama lain yang menyebabkan amplop robek adalah persoalan klasik. Meskipun terlihat sepele, amplop yang rusak menyebabkan pemborosan biaya dan waktu. Artikel ini akan memberikan panduan dan tips untuk menyimpan amplop agar lem perekata tetap berfungsi.
Baca juga Cara Menyimpan Stok Amplop Putih Agar Tidak Menguning untuk Anda yang memiliki ingin menyetok amplop dalam jumlah banyak untuk jangka waktu yang panjang.
Mengapa Lem Perekat Amplop Bisa Mengering?

Sebelum masuk ke tips menyimpan amplop, kita perlu memahami musuh utama dari lem amplop itu sendiri. Faktor utama yang dapat menyebabkan lem perekat pada amplop kering adalah oksidasi, suhu ekstrem, dan fluktuasi kelembapan. Udara yang terlalu kering akan membuat lem menjadi rapuh. Sementara udara yang terlalu lembap akan mengaktifkan lem secara prematur.
Sebagian besar amplop menggunakan dua jenis sistem perekat yaitu lem basah dan perekat instan. Amplop dengan lem basah (gummed seal) memerlukan air untuk mengaktifkan daya rekatnya. Lem ini berbahan dasar gum arab atau polimer sintetis yang sangat sensitif terhadap kelembapan udara.
Sementara amplop dengan perekat instan (peel and seal) menggunakan strip plastik yang harus dilepas untuk menyingkap lem sensitif tekanan. Lem ini cenderung lebih cepat kering jika terpapar suhu panas.
Tips Menyimpan Amplop agar Lem Perekat Tidak Kering

Untuk memastikan stok amplop tetap dalam kondisi terbaik, ikuti langkah-langkah berikut ini.
1. Pakai Wadah Kedap Udara
Tips menyimpan amplop yang paling efektif agar kualitas perekat tetap bagus adalah memutus kontak dengan udara yang tidak menentu. Jangan biarkan amplop berada di ruang terbuka seperti di atas meja atau di dalam laci yang longgar.
Untuk menjaga amplop dari paparan udara ekstrem, Anda bisa memasukkan amplop ke dalam ziplock bag atau plastik klip transparan. Keluarkan udara sebanyak mungkin sebelum menutupnya. Jika stok amplop banyak gunakan kotak kontainer plastik yang memiliki karet pengaman pada tutupnya.
2. Kontrol Suhu Ruangan
Banyak orang menyimpan amplop di gudang atau laci dekat jendela. Padahal ini adalah kesalahan besar. Sinar matahari langsung atau panas dari perangkat elektronik dapat mengeraskan bahan kimia dalam lem. Untuk tips menyimpan selanjutnya yaitu tempatkan amplop di area sejuk dengan suhu stabil (18°C hingga 24°C). Selain itu, hindari dinding yang terpapar matahari sore.
3. Simpan Amplop Secara Vertikal
Menumpuk ratusan amplop secara horizontal dalam waktu lama akan memberikan tekanan pada bagian bawah. Tekanan yang bercampur dengan sedikit kelembapan akan menyebabkan lem saling mengikat. Sebaiknya simpan amplop secara vertikal (berdiri) seperti menata buku di rak. Ini bisa mengurangi tekanan pada permukaan lem.
4. Hindari Tempat Lembap
Ini adalah salah satu tips menyimpan amplop paling ampuh. Tempat lembap adalah musuh utama lem perekat amplop. Jangan pernah meletakkan kotak berisi amplop langsung di atas lantai semen atau dinding yang rembes. Kelembapan dari lantai bisa naik dan merusak kertas serta lem. Selalu gunakan rak atau simpan di dalam lemari.
5. Gunakan Silica Gel
Kelembapan tinggi bisa membuat lem pada amplop gummed menjadi lengket dan membuat seluruh tumpukan amplop saling menempel. Untuk menghindari hal ini taruh silica gel di dalam wadah penyimpanan. Silica gel akan menyerap udara air berlebih sehingga udara di dalam wadah tetap kering dan konsisten.
Cara Menyelamatkan Amplop yang Lemnya Sudah Kering

Jika Anda menemukan stok amplop lama yang lemnya sudah tidak mau menempel, jangan langsung membuangnya ke tempat sampah. Anda masih bisa menyelamatkannya dengan beberapa trik berikut ini.
1. Gunakan Lem Kertas Stik
Menggunakan lem kertas berbentuk stik adalah cara yang paling rapi. Cukup mengoleskan sedikit lem di sepanjang garis perekat asli. Hindari menggunakan lem cair seperti lem putih atau lem kertas cair. Ini bisa membuat amplop bergemlombang dan terlihat tidak profesional.
2. Double Tape
Jika ingin hasil yang lebih kuat dan bersih, Anda bisa menggunakan double tape. Dengan perekat seperti ini akan memberikan kesan peel and seal yang instan. Dengan cara ini daya rekat amplop akan jauh lebih kuat dari sebelumnya.
3. Segel Lilin
Apabila Anda mengirim surat pribadi atau undangan, segel lilin tidak hanya menutupi kekuranfan lem yang kering. Tetapi perekat seperti ini juga menambah nilai estetika yang mewah dan klasik.

